Halo sahabat selamat datang di website reviewbir.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Logo HUT RI mirip salib, PA 212: Itu sengaja, ada misi terselubung, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ketua Media Center Persatuan Alumni atau PA 212, Novel Bamukmin menilai, penyematan tanda salib di logo HUT RI ke-75 sejatinya bukan kebetulan, melainkan dibuat dengan sengaja. Maka, kata Novel, wajar jika akhirnya banyak publik tak terima dan meminta pemerintah segera menggantinya.

Novel mengira, ada unsur kesengajaan yang dilakukan pihak tertentu untuk membawa misi terselubung. Bahkan, secara tak langsung dia menduga, ada upaya adu domba dari pemilihan logo HUT RI tersebut.

Baca juga: Heboh logo HUT RI, Ngabalin: Nanti perempatan jalan dibilang salib juga

"Memang ada unsur kesengajaan oknum umat beragama tertentu yang membawa-bawa lambang agama tertentu sebagai misi yang diemban jemaatnya," ujar Novel seperti disitat Pojoksatu, Sabtu 15 Agustus 2020.

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin. Foto: Suara.

Lebih jauh ia menambahkan, lewat tanda salib yang ada di logo tersebut, kaum minoritas berharap supaya perayaan kemerdekaan tahun ini berada di bawah komando mereka.

"Dari pimpinan tokoh agamanya untuk bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa Dirgahayu Republik Indonesia ini ada di bawah komando mereka (kaum minoritas)," tegasnya.

Jawaban pemerintah

Setelah kabar itu viral, Tenaga Ahli Utama Kantor Staff Presiden, Ali Mochtar Ngabalin membantah tudingan tersebut. Kata dia, pendapat sejumlah pihak yang menyebut logo HUT RI ke-75 mirip simbol salip merupakan kekeliruan atau sesat pikir.

"Logo itu murni dan asli bukan salib, tapi karya seni yang dibuat anak-anak Indonesia dengan kemampuan seni luar biasa. Lihatlah sisi keindahannya dan semangat kebersamaan yang dibangun, jadi jauhkan dari pikiran penuh kecurigaan dan kebencian," terang Ngabalin, melalui saluran Youtube Ngabalin Channel.

Logo HUT RI ke-75 Foto: Kemensetneg

Ngabalin menilai, mereka yang memainkan narasi seakan-akan logo tersebut menyerupai salib, sebenarnya hanya ingin membuat gaduh suasana. Itulah sebabnya, ia melakukan klarifikasi untuk meluruskan sejumlah kekeliruan.

"Jadi semua diksi dan narasi yang menyesatkan umat dan rakyat itu tak boleh lagi beredar di mana-mana. Saya perlu melakukan klarifikasi ini, supaya tidak boleh lagi ada yang memberikan satu nilai sendiri atau pengertian bahwa logo itu berbentuk salib," kata dia.

Itulah tadi informasi mengenai Logo HUT RI mirip salib, PA 212: Itu sengaja, ada misi terselubung dan sekianlah artikel dari kami reviewbir.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.